Arsitektur Mesopotamia

  • Keadaan awal masyarakat Mesopotamia
Ketika para pengembara mulai menghentikan kebiasaannya dan menetap di dusun-dusun, rumah tinggal dibangun dari bata yang dijemur, dan tiap-tiap rumah terdiri dari 6 sampai 7 ruang berbentuk panjang melorong, yang diatur mengelilingi sebuah halaman dalaman (patio), sehingga hawa yang panas diluar tidak sampai masuk ke dalam rumah.

Akan tetapi bagi penghuni rawa gelagah, mereka membangun rumahnya dari bahan yang tersedia, yakni gelagah rawa yang mudah hancur. Bangunan yang dihasilkan mirip terowongan dengan atap melengkung,dengan cara menanam 2 deret ikatan gelagah kedalam tanah untuk membuat pilar, lalu melengkungkan serta mengikat pada ujungnya untuk membuat lengkungan atap gelagah pula, itulah gubug gelagah.

  • Karakter Arsitektur Mesopotamia
Patio sebagai halaman dalam, sangat penting artinya bagi orang Mesopotamia. Patio tersebut mengikat ruang-ruang yang mengelilinginya, yang terdiri dari ruang-ruang berbentuk rangkaian segi panjang yang sempit melorong yang ditutup oleh atap melengkung.
Bahan bangunan terdiri dari bata Lumpur yang dikeringkan, sehingga secara struktural merupakan tatanan dinding bata yang cukup tebal, disamping karena bahannya sendiri juga dapat mengkondisikan ruang dalamnya, agar panas dari luar tidak terbawa masuk. Bukaan pada pintu dan jendela cukup kecil saja, juga agar hawa panas tidak masuk kedalam ruang, sedangkan kesan secara keseluruhan masif.
  • Karya Arsitektural Mesopotamia
Zigurat
Ziggurat adalah monumen besar yang dibangun di lembah Mesopotamia Kuno dan dataran tinggi Iran bagian barat, yang berbentuk piramida berundak yang tersusun atas kisah atau tingkat yang mundur. Terdapat 32 ziggurat di dan dekat Mesopotamia yang diketahui 28 terletak di Irak, dan 4 ada di Iran. Ziggurat yang terkenal termasuk Zigurat Besar Ur dekat ,An-Nashiriyah Irak,Agar Quf dekat Baghdad, Irak, Chogha Zanbil di Khuzestan, Iran; Tappeh Sialk dekat kahsan,Iran yang paling akhir ditemukan, dll. Ziggurat juga merupakan kuil yang ada di mesir dan di dalam kuil itu, selain merupakan tempat pemujaan para dewa orng para pendeta wanita, tetapi juga merupakan tempat perdagangan atau ekonomi. karena seluruh hasil panen yang dihasilkan oleh orang mesir di kumpulkan di dalam kuil. dan ketika tiba musim pancaroba, maka kuil tersebut akan dibuka dan hasil panen yang telah dikumpulkan akan dibagi kan kepada para penduduk. dan ini merupakan salah satu cara untuk mempertahankan kehidupan.
1.Kerajaan Assiria
Asiria atau Asyur adalah kerajaan yang berpusat di hulu sungai tigris,Mesopotamia irak.dengan ibukota NINIVEH.Pada masa Asiria Tua (abad ke-20 hingga ke-15 SM), Assur menguasai sebagian besar Mesopotamia Hulu dan sebagian dari Asia Kecil. Pada periode Asiria Pertengahan (abad ke-15 hingga ke-10 SM), pengaruhnya memudar dan digapai kembali melalui berbagai penaklukan. Asiria pada zaman besi awal (911 – 612 SM) meluas lebih jauh, dan dibawah kepemimpinan Ashurbanifal ( 668 – 627 SM) selama beberapa dekade menguasai seluruh wilayah Bulansabit subur hingga akhirnya kalah dengan perluasan kekuasaan Neo-Babilonia
NINIVEH
Kota ini merupakan ibukota kerajaan Assyria pada tahun 1100 SM. Dalam jaman ini perkembangan arsitektur mulai berkembang lagi dengan pembangunan istana- istana yang makin lama lebih penting dari pada bangunan kuil kuil.Kota ini adalah tempat persimpangan jalurperniagaan melalui sungai Tigris.
Berkat posisi strategis ini perekonomian kota ini lebih maju dan menjadi kota terbesar dan terkaya di Mesopotamia.Persia kaya akan bahan kayu, tanah liat dan batu alam.Jadi mereka mengkombinasi bahan bangunan ini dan menciptakan istana – istana yang megah. Konstruksi bangunan ialah konstruksi tiang dan balok dari kayu dan pengisi dindingnya adalah bata disebelah luar dilapisi tegel – tegel yang di glasur.
2.Kerajaan Babilonia
Babilonia (1696 – 1654 SM) dinamai sesuai dengan ibukotanya Babel, adalah negara kuno yang terletak di selatan Mesopotamia (sekarang Irak), di wilayah Sumeria dan Akkadia. Babel pertama disebut dalam sebuah tablet dari masa pemerintahan Sargon dari Akkadia dari Abad 23 SM. Setelahnya berdiri Kekaisaran Neo-Babilonia.Babilonia berkembang menjadi sebuah kerajaan besar pada masa Hammurabi (1696 – 1654 sebelum Masehi), yang area kekuasannya meliputi daerah kerajaan Akkadia pada masa sebelumnya.

Pada masa kejayaannya, kerajaan tersebut dapat membangun kota yang teratur dan megah. Salah satu peninggalannya adalah taman gantung babilonia sebuah taman yang diasumsikan orang sebagai Taman Surga atau ‘paradise’ seperti yang diungkapkan pada setiap kitab suci.Taman ini Begitu  indah dan megah seluas empat are (400 feet square), tinggi 300 kaki (100 feet) sehingga dapat melihat pemandangan-pemandangan lembah dan padang pasir disekitarnya, dan terlihat di sisi Barat sungai Euphrates. Taman Babylon ini termasuk salah satu keajaiban dunia.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s